SeLEBRASI
  • Christian Gonzales
    Striker Timnas Senior Indonesia

    “Semangat, disiplin dan bersikaplah profesional supaya jadi pemain timnas seperti saya..hahaha..!”

  • Rico Ceper
    Presenter

    "Liga Pendidikan Indonesia merupakan langkah awal dalam setiap pembinaan, baik dalam hal pendidikan dan Olahraga. Kalau menurut hemat saya, program ini menjadi agenda rutin di setiap daerah, yang nantinya bermuara di timnas Indonesia dan tidak bergantung dengan pemain asing." 

  • Kamidia Radisti
    Presenter

    " Saya dukung Sepakbola Indonesia dengan adanya Liga Pendidikan Indonesia ini.. pesepakbola muda berbakat bakal siap tampil jadi calon pemain Timnas Indonesia, just good Football Indonesia "

  • Demis Djamaoeddin
    Manajer Tim Nas Sad U19

    “Liga Pendidikan harus berkesinambungan karena sampai saat ini merupakan satu-satunya kompetisi di Indonesia yang berbasis sekolah. Dan ini yang menarik, beberapa 'anak-anak' saya di tim SAD Uruguay ternyata sekolahnya ikut Liga Pendidikan Indonesia."

  • Sogi Indra Dhuaja
    Aktor, Presenter & Komedian

    "Seorang juara tidak hanya mampu mengalahkan lawan, tapi mampu mengalahkan diri sendiri. Salam juara untuk seluruh peserta LPI!"

  • Alfin Tuassalamony
    Timnas Sad U19

    Selaku perwakilan Tim SAD U-19, mengucapkan selamat berjuang bagi peserta yang mengikuti Liga Pendidikan Indonesia. Kembangkan pola permainan yang pintar, penuh strategi dan komitmen sesama tim untuk menjadi juara pada kompetisi terbanyak yang pernah ada di Indonesia

  • Yosef Tor Tulis
    Wartawan Sepakbola Senior

    “Dari Sabang sampai Merauke, semua gila bola.  Dengan basis pendidikan dan antar sekolah, Liga Pendidikan Indonesia bisa berkembang menjadi sangat dahsyat."

  • Firman Utina
    Kapten Timnas Indonesia

    “Saya harap Liga Pendidikan Indonesia konsisten dan terus ada, untuk menyaring bakat muda yang sebenarnya banyak sekali di negara kita.”

  • Johar Arifin Hussein
    Ketua Umum Pssi

    "Bagi anak-anak kita, remaja kita di Liga Pendidikan, berlatihlah dan berjuanglah. Anda adalah calon pemain nasional yang dibanggakan Indonesia kedepan"

  • Umay Shahab
    Penyanyi Cilik

    " Kerennn  banget deh kompetisi yang di adain LPI..semoga bisa mencetak pemain bola yang berbakat dan membanggakan Indonesia..Semangat Liga Pendidikan Indonesia ...Maju terus Sepak bola Indonesia.."

Kirim SMS KOMEN, Ketik LPIK [spasi] KOMENTAR sms ke 9931, Rp.500/sms

KEPANITIAAN
NASIONAL
Stadion Gelora Bung Karno
Pintu 9 Koridor SQUASH
Senayan, Jakarta 10023
Telp : (021) 5785 2859
Fax : (021) 5785 4049
email : info@ligapendidikan.com

Tips Memilih Sepatu Bola

Share |

Jangan anggap sepatu olahraga bola kaki yang biasa anda pakai jalan-jalan juga cocok buat dipakai berolahraga. Salah-salah pakai, bisa-bisa malah kaki anda yang dibawa jalan-jalan ke rumah sakit.

Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa dijadikan acuan dalam memilih sepatu untuk berolahraga:

Jangan bikin sepatu multifungsi
Sepatu untuk jalan biasanya lebih keras/padat; sepatu untuk olahraga (lari) lebih fleksibel, dengan bantalan ekstra untuk meredam efek getaran. Untuk kedua aktivitas itu, belilah masing-masing sepasang. Ukur kaki secara berkala.

Jangan dikira ukuran kaki tidak berubah setelah dewasa
Menurut penelitian, makin hari ukuran kaki seseorang bisa berubah. Cek ulang ukuran kaki anda minimal dua kali setahun. Beli setelah beraktivitas. (ukuran) kaki bisa berkembang tergantung pada aktivitas pertandingan bulutangkis. Usahakan membeli sepatu ketika kaki dirasakan sedang dalam ukuran terbesarnya.

Bawa kaos kaki
Karena kaos kaki menyempurnakan kenyamanan memakai sepatu, bawa kaos kaki yang biasa anda pakai sehingga sepatu yang dijajal di toko pas dengan yang akan anda pergunakan.

Jangan langsung merasa enak
Jangan langsung jatuh hati pada sepatu yang ingin anda beli hanya dengan mencobanya di depan cermin. Pakai sepatu senam pilates dulu berjalan atau berlari di sekitar toko biar betul-betul enak memakainya saat berolahraga.

Sesuaikan aturan ibu jari
Perhatikan jarak ideal sepatu dengan ibu jari kaki, punggung kaki, dan tumit kaki. Kalau terlalu longgar tentu akan selip, tapi terlalu ketat juga bisa bikin lecet.

Money doesn't lie
Kebutuhan dan anggaran setiap orang untuk membeli sepatu olahraga pasti berbeda-beda. Tapi percaya deh, barang yang harganya rp 50 ribu tentu berbeda kualitasnya dengan yang rp 500 ribu.

Perhatikan kapan harus mengganti
Idealnya, sepatu olahraga sudah bisa diganti setelah dipakai sejauh 500-600 kilometer. Juga, jika sol bawah mulai tipis dan sepatu dirasa tak nyaman lagi, sudah saatnya anda ke toko lagi.