PENGGUNAAN ES BATU UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA
Saat kamu cedera ketika berolahraga bermain sepakbola, basket, baseball, dan sebagainya, banyak yang bingung apakah harus menggunakan pendingin (es batu) atau pemanas (bantal panas/heating pad). “Peraturan pertama yang paling utama untuk semua cedera adalah jangan memulainya dengan memberikan panas pada luka,” saran Dr. Michael Smith, seorang dokter ahli bedah dari Florida, Amerika Serikat. Cedera yang parah biasanya menyebabkan peradangan yang pada akhrinya membuat lukamu bengkak. Penggunaan panas malah akan memperparah luka kamu nantinya dan membuat tambah bengkak. Ini akan mempersulit pergerakkan tubuh kamu, menambah pegal dan sakit.

Luka atau cedera parah, penanganan terbaiknya adalah dengan menggunakan benda dingin atau es batu karena dingin bisa mengurangi peradangan. Es batu telah digunakan selama berabad-abad, terutama untuk merawat sakit seperti luka pada otot dan sendi. Pengobatan dengan es batu bisa dibilang merupakan pengobatan termurah dan tidak memiliki efek samping. Penggunaan es batu ketika terluka harus dilakukan selama 72 jam pertama atau sampai bengkaknya mengecil.
Penggunaan es batu (atau benda apapun yang sangat dingin) bisa mengatasi keram, salah urat, keseleo, sakit pada lutut setelah berlari terlalu lama, dan cedera lainnya. jika kamu merasa sakit berkelanjutan atau bengkak yang tidak juga membaik, coba datang ke dokter intuk memastikan kalau itu hanya keseleo biasa.
Untuk hasil yang terbaik ketika cedera ayau luka masih baru, tempelkan es batu kurang lebih 10 sampai 20 menit, lalu diamkan selama sejam, lalu ulangi lagi penggunaan es batu. Saat menggunakan es batu, gunakan handuk bersih atau kain bersih untuk membungkusnya agar es batu yang mungkin kotor tidak bersentuhan dengan kulit secara langsung. Penggunaan dingin untuk pengobatan jika terlalu lama akan menyebabkan kulit membeku.
Bisa juga menggunakan botol berisi air yang sangat dingin sebagai pengganti es untuk menahan peradangan cedera kamu. Tapi jangan lupa untuk memastikan botolnya dingin atau bungkus dengan handuk.
Bagi kamu yang tidak terbiasa dengan dingin atau sangat sensitive terhadap dingin mungkin terapi es batu ini tidak dianjurkan, sebagaimana dengan remaja yang memiliki penyakit pembuluh darah atau kolagen.
Saat bengkak sudah hilang, penggunaan panas bisa membantu menyembuhkan kejang otot dan meningkatkan kemampuan pergerakkan kamu. Panas juga berguna untuk membuat otot kamu menjadi lebih elastic selama penyembuhan jangka panjang setelah cedera. Mandi atau berendam air panas selama 30 menit sehari adalah cara terbaik setelah semua bengkak sembuh. Penggunaan bantal panas yang disambungkan pada listrik atau air panas di botol tidak terlalu dianjurkan karena mengalirkan panas yang kering, sehingga kurang efektif. Perlu diingat, jika menggunakan bantal panas elektrik, hindari pengaturan yang terlalu panas. Konsultasikan dengan dokter jika kamu masih merasa tidak terlalu nyaman setelah cedera terlihat atau terasa sembuh.
Sumber : www.teengrowth.com
(Aisyah)