Soekrisno, Insinyur Penggila Bola
KECINTAAN terhadap dunia olahraga, khususnya sepakbola, membuat Ir Soekrisno sangat peduli untuk mengembangkan pembinaan dan pembibitan pemain masa depan Indonesia. Sebab bagi Presiden Direktur PT Tambang Bukit Asam (Persero) Tbk ini, pembinaan diibaratkan sebuah fondasi atau tahapan paling kritis dalam sepak bola, sehingga mutlak dilakukan secara teratur dan kontinyu.
Namun dalam pembinaan itu ada satu faktor yang tak boleh dilupakan, yakni pendidikan moral. Faktor ini patut dipadukan untuk membentuk karakter atlet yang bukan hanya sehat jasmani tetapi juga sehat secara rohani. Karena prestasi olahraga tidak terlepas dari moralitas yang baik.
Kepedulian orang nomor satu di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi pertambangan batubara ini pada pembinaan tersebut bukan sekadar ucapan. Dukungan dana untuk kelancaran atau kesinambungan kompetisi Liga Pendidikan Indonesia, sebuah ajang untuk mencari bibit pemain sepakbola berbakat masa depan Indonesia, menjadi bukti atas komitmennya tersebut.
Lewat PT BA yang dipimpinnnya, Soekrisno mengucurkan dana sebesar Rp5,1 miliar untuk jangka waktu tiga tahun. Ini berarti setiap tahunnya, PT BA memberikan bantuan dana sebesar Rp1,7 miliar.

"Ini merupakan salah satu sumbangsih kami terhadap pembibitan dan pembinaan pesepakbola usia muda melalui Liga Pendidikan Indonesia," ucapnya seusai acara penandatanganan kerjasama PT BA dengan Panitia Nasional Liga Pendidikan Indonesia dan PT Grha IndiSport (GIS), selaku promotor nasional Liga Pendidikan Indonesia, belum lama ini di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta.
"Kucuran dana yang kami sumbangkan ke Liga Pendidikan Indonesia bersumber dari pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR), atau tanggung-jawab sosial kemasyarakatan. Pemanfaatan dana CSR tentunya memang untuk kegiatan-kegiatan sosial yang berguna untuk masyarakat luas. Kami melihat Liga Pendidikan Indonesia memenuhi aspek keterlibatan masyarakat itu," tambahnya menjelaskan sumber dana yang ia kucurkan kepada Liga Pendidikan Indonesia.
Pria yang pernah menyabet gelar CEO terbaik perusahaan publik (listed company) dari salah satu majalah ekonomi nasional ini mengakui dirinya dan PT BA sangat mendukung perkembangan olahraga di Tanah Air. Ia pun menceritakan, sekarang ini PT BA sedang membangun stadion tenis di Palembang. Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kewajibannya untuk membantu pengembangan masyarakat di sekitarnya.
"Kami berkewajiban membantu pengembangan masyarakat sekitar, yang kami bagi ke dalam empat ring. Ring 1, masyarakat atau perusahaan sekitar yang lokasinya berdekatan dengan area pertambangan PT BA, yakni Tanjung Enim, selanjutnya ring 2, masyarakat Muara Enim, Kemudian ringk ke 3 adalah mayarakat Sumatera Selatan, terakhir ring-4, seluruh masyarakat di tingkat Nasional," ujarnya.
Kepeduliannya terhadap pengembangan masyarakat dan pembinaan sepakbola dengan memberikan dukungan kepada Liga Pendidikan Indonesia tentu tidak datang begitu saja. Jauh sebelum menjadi orang nomor wahid di PT BA , tahun 2001, Soekrisno pernah mengembangkan olahraga sepakbola dengan mengadakan program pembinaan sepakbola di PT Semen Padang saat dirinya berkarir di perusahaan tersebut sejak tahun 1980 silam. Sayang, krisis ekonomi menghantam Indonesia pada 1998, sehingga program pembinaan yang ia bentuk itu pun terpaksa berhenti di tengah jalan.
(Jul)

